DeklaZ Foodcourt bekerjasama dengan KONI dan Percasi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar Kejuaraan Catur Purwerejo pada Minggu (23/11/2025).
Kejuaraan ini terbagi dalam dua ajang, yakni Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur Purworejo 2025 dan Kejuaraan Catur Junior U-15 Open.
Format tujuh babak yang padat, atmosfer publik yang akrab, dan dukungan komunitas membuat satu hari penuh ini terasa seperti festival catur yang rapi, hangat, dan berorientasi pembinaan. Suasana bertanding cair namun tetap kompetitif.
Para atlet datang bukan hanya dengan ambisi poin dan peringkat, tetapi juga membawa keluarga dan pendamping yang menikmati ragam kuliner di area foodcourt. Sinergi olahraga otak dan ekosistem UMKM lokal terasa utuh: semua pihak bergerak bersama untuk membangun panggung yang layak bagi talenta Purworejo dan wilayah Kedu.
Ketua Harian Percasi Kabupaten Purworejo, Joko Santoso, menjelaskan bahwa kejuaraan ini membuka iklim kompetisi lokal sekaligus mencari bibit pecatur muda potensial. Total peserta Kejurkab Umum mencapai 52 atlet, sedangkan Kejuaraan Catur Junior U-15 diikuti 54 peserta.
Kedua turnamen berlangsung dalam tujuh babak dengan pairing profesional dan penghitungan klasemen lengkap menggunakan tie-break.
Owner DeklaZ, Bobby Kurniawan, yang menjadi sponsor kejuaraan junior menegaskan dukungan mereka bukan hanya soal tempat, tetapi juga visi jangka panjang.
“Melihat antusiasme hari ini, besar kemungkinan event seperti ini akan menjadi kalender tahunan di DeklaZ,” katanya.
Hasil Kejurkab Umum
Kategori Umum Catur Purwerejo diikuti oleh 52 atlet dengan persaingan ketat sejak babak awal. Pecatur Purworejo, Ardani, tampil konsisten dan berhasil merebut gelar juara dengan 6 poin dari 7 babak.
Ardani unggul tipis dari Mahija asal Klaten yang juga mengoleksi 6 poin, namun kalah di tie-break Buchholz. Posisi ketiga ada nama M Aji dari Purworejo dengan 5,5 poin, disusul Nugroho dari Purworejo dan Senja dari Kebumen yang sama-sama mencatat 5,5 poin.
10 Besar Kejurkab Umum:
- Ardani (Purworejo) – 6 poin
- Mahija (Klaten) – 6 poin
- M Aji (Purworejo) – 5,5 poin
- Nugroho (Purworejo) – 5,5 poin
- Senja (Kebumen) – 5,5 poin
- Udin (Gebang) – 5 poin
- Nomo (Purworejo) – 5 poin
- Priyadi (Klaten) – 5 poin
- Rohmat (Klaten) – 5 poin
- Sudiyono (Klaten) – 4,5 poin
Hasil Kejuaraan Junior U-15
Kategori Junior U-15 diikuti oleh 54 atlet muda dari Purworejo, Sleman, dan Kebumen. Bagus Putra dari Sleman tampil luar biasa dengan 6,5 poin dari 7 babak, hanya sekali remis, dan unggul jelas di tie-break.
Di posisi kedua, Ridho dari Kebumen mencatat 6 poin dengan gaya bermain pragmatis dan minim blunder. Sementara itu, Arrafi Bagus Saputra dari Purworejo menempati posisi ketiga dengan 5,5 poin, menunjukkan stabilitas yang menjanjikan di usia dini. Posisi empat ada Anederea Kazuhiko dari Purworejo yang juga mencatat 5,5 poin, meski nilai Buchholz lebih rendah.
Yang menarik, dalam sepuluh besar ada nama-nama dari SMP dan SD, seperti Wildan, Roga, Zaki dan Pranaja yang mengoleksi 5 poin. Komposisi ini menunjukkan pembinaan jalur sekolah berjalan efektif. Talenta dari SD dan SMP mampu bersaing di level kabupaten, menandakan regenerasi berjalan sesuai harapan.
10 Besar Junior U-15:
- Bagus Putra (Sleman) – 6,5 poin
- Ridho (Kebumen) – 6 poin
- Arrafi Bagus Saputra (Purworejo) – 5,5 poin
- Anederea Kazuhiko (Purworejo) – 5,5 poin
- Wildan (SMP) – 5 poin
- Zaki (SD) – 5 poin
- Roga (SMP) – 5 poin
- Pranaja (SD) – 5 poin
- Fawwaz (SMP) – 5 poin
- Bintang Cahaya P (SMP) – 5 poin
Penghargaan Khusus Kategori SD
Selain klasemen umum U-15, Percasi Purworejo memberikan penghargaan khusus untuk siswa SD agar kompetisi tetap seimbang. Anederea Kazuhiko dari Purworejo meraih juara pertama, Pranaja dari Kebumen di posisi kedua, dan Shakila dari Purworejo di peringkat ketiga.
- Juara 1: Anederea Kazuhiko (Purworejo)
- Juara 2: Pranaja (Kebumen)
- Juara 3: Shakila (Purworejo)
Kebijakan ini penting untuk menjaga motivasi atlet muda Catur Purwerejo agar tidak tenggelam dalam persaingan dengan SMP. Dengan jalur penghargaan tersendiri, anak-anak SD merasa termotivasi untuk terus berlatih.
Kejurkab Catur Purworejo 2025 dan Kejuaraan Junior U-15 di DeklaZ Foodcourt Kutoarjo menegaskan bahwa kompetisi relevan tidak harus megah, tetapi harus rapi, inklusif, dan berorientasi pembinaan.
Dengan langkah kecil yang konsisten—kompetisi berkala, penghargaan berjenjang, dan kolaborasi lintas daerah—catur Purworejo menjaga relevansi dan terus melahirkan juara.
Event ini juga menjadi bukti bahwa olahraga otak mampu bersinergi dengan ekosistem lokal, menghadirkan ruang kompetisi sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Hasil Lengkap Cabor Catur Kilat Porprov XII Sulut 2025
