Tim Bridge Indonesia menutup tahun 2025 dengan menjadi juara umum The 8th SEABF Championship dan 41st Asian Bridge Championship (ABCC) yang digelar di Manila, Filipina, (1-15/12/2025).
===
Pada hari terakhir, Indonesia berhasil meraih gelar tambahan juara SEABF 2025 dalam kategori Open team dan putri. Sementara kategori senior dan junior, dalam turnamen kali ini harus lepas ke negara lain.
Open Team Final
Dalam final SEABF Open 2025, pertandingan antara DKI Open dan Djarum Black berlangsung dalam tiga sesi yang menentukan.
Pada sesi pertama, DKI langsung melesat dengan 60 IMP berbanding hanya 6 IMP dari Djarum Black, memberi jarak besar sejak awal. Sesi kedua tetap dikuasai DKI dengan tambahan 42 IMP, sementara Djarum Black hanya mampu menambah 33 IMP, membuat selisih semakin lebar.
Di sesi ketiga, DKI kembali unggul dengan 38 IMP meski Djarum Black mencatat 8 IMP, dan penalti -8 semakin menutup peluang mereka. Akumulasi dari tiga sesi ini menghasilkan skor akhir 140 IMP untuk DKI Open melawan 39 IMP untuk Djarum Black, menegaskan kemenangan telak DKI Open sekaligus supremasi Indonesia di kategori open.
Kemenangan telak ini menegaskan supremasi DKI Open. Mereka bukan hanya juara ABCC, tetapi juga juara SEABF kategori open.
Ladies Team Final
Pertemuan sesama tim Indonesia: Djarum Ladies vs DKI Ladies.
Sesi 1 DKI Ladies unggul tipis dengan skor 25 IMP, sementara Djarum Ladies mencatat 17 IMP. Pertarungan awal ini menunjukkan keseimbangan kekuatan, tetapi DKI berhasil membuka keunggulan.
Sesi 2, Momentum berlanjut di sesi kedua. DKI Ladies menambah 29 IMP, sedangkan Djarum Ladies hanya memperoleh 7 IMP. Selisih besar di sesi ini menjadi penentu arah pertandingan, membuat DKI semakin menjauh.
Sesi 3, Pada sesi terakhir, DKI Ladies menutup kemenangan dengan tambahan 8 IMP, sementara Djarum Ladies mencatat 23 IMP. Meski Djarum mencoba mengejar, akumulasi skor dari dua sesi sebelumnya membuat DKI tetap unggul.
Hasil Akhir
- DKI Ladies: 62 IMP
- Djarum Ladies: 47 IMP
Dengan hasil ini, DKI Ladies resmi menjadi juara SEABF kategori putri 2025.
Senior Team Final
Dalam final SEABF Senior 2025, duel antara Magic Eyes dari Thailand dan Lucky Duck dari Filipina berlangsung ketat sepanjang tiga sesi.
Pada sesi pertama, Magic Eyes unggul dengan 61 IMP berbanding 25 IMP dari Lucky Duck, membuka jarak yang cukup lebar. Sesi kedua lebih seimbang, dengan Lucky Duck mencatat 22 IMP sementara Magic Eyes menambah 20 IMP, sehingga selisih tetap terjaga.
Di sesi terakhir, Magic Eyes kembali memperkuat dominasi dengan 36 IMP melawan 43 IMP dari Lucky Duck, namun akumulasi skor keseluruhan tetap berpihak pada tim Thailand. Hasil akhir menunjukkan Magic Eyes menang 117 IMP berbanding 90 IMP, memastikan gelar juara senior SEABF 2025.
Junior Team Final
Indonesia tetap hadir di final junior lewat Gunadarma Junior, menghadapi tim Thailand CBLT Payoon Bridge.
- CBLT Payoon Bridge: 103 IMP
- Gunadarma Junior: 63.2 IMP
Meski kalah, tim Gunadarma Junior tetap memberi kebanggaan. Nama-nama muda seperti Dion Orbis, Carol Tumurang, Inda Bogar, Minyeo Kauripan, dan Heavenly Jap menjadi simbol regenerasi bridge Indonesia.
Consolation Swiss
Selain babak final, 14 tim lain bertarung di babak consolation swiss enam ronde. Hasilnya menunjukkan variasi kekuatan regional, dengan tim Normark (86.46 VP) memuncaki klasemen consolation, diikuti PSC-SOO dan MBC Bhineka (Senior).
Sejak pertama kali digelar tahun 1979 di Jakarta, Indonesia telah 22kali juara open team. Empat kali meraih Grand Slam (juara di semua kategori): 1993, 2008, 2012, dan 2017.
Tahun ini, peluang Grand Slam tertutup karena tidak ada wakil di final senior. Namun, gelar open dan ladies tetap monumental.
Parade juara 41st Asian Bridge Championship (ABCC) 2025.
Open Team
Tim DKI Open tampil sebagai juara dengan 167.9 VP. Mereka memuncaki klasemen sejak ronde kedelapan dan menjaga konsistensi hingga akhir.
Welovebridge dari Singapura menempati posisi kedua dengan 157.49 VP, sementara Djarum Black harus puas di peringkat tiga dengan 156.28 VP setelah kalah di ronde terakhir dari tim T.E.A.M.
Open Pairs
Indonesia meraih emas lewat pasangan Agus Kustrijanto – Anthony Soebroto, yang tampil solid dan penuh chemistry.
Mixed Team
Tim Djarum Bold menambah emas ketiga bagi Indonesia, memastikan dominasi di kategori campuran.
Dengan demikian, Indonesia meraih tiga emas ABCC 2025: Open Team, Open Pairs, dan Mixed Team.
Manila 2025 akan dikenang sebagai tahun di mana Indonesia kembali menegaskan supremasi di panggung bridge Asia. Meski Grand Slam gagal diraih, kemenangan di kategori beregu terbuka, beregu campuran dan pasangan terbuka tetap monumental.
Tim DKI Open Juara Open Team ABCC Manila 2025
