Assa Kribo berhasil menjadi juara kategori Non Master Sulut Chess Open 2025 setelah tampil konsisten dengan raihan 7,5 poin dari 8 babak. Ia unggul tipis atas pesaing terdekatnya, Alex Hardi dan Irfan XYZ, yang sama-sama mengoleksi 7 poin.
Keberhasilan Assa Kribo menjadi sorotan utama karena kategori Non Master diikuti oleh 214 peserta, menjadikannya kelompok paling padat dan kompetitif dalam turnamen ini.
Turnamen Sulut Chess Open 2025 berlangsung di Graha Bumi Beringin pada 9–10 Desember 2025. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) membuka langsung kejuaraan tersebut.
Dalam sambutannya, YSK yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PB Percasi menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga, khususnya catur. Ia bahkan menyebut Sulut Chess Open sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah, sekaligus momentum untuk melahirkan lebih banyak atlet muda berprestasi.
YSK juga menegaskan rencananya mendirikan sekolah catur junior di Sulut, dan juga berjanji akan menggelar kejuaraan catur internasional.
Kategori Beregu
Kategori Beregu menjadi pusat perhatian karena diikuti oleh 65 regu dari 15 kabupaten/kota. Persaingan berlangsung ketat hingga babak terakhir, dengan tiga tim teratas sama-sama mengoleksi 12 poin. Penentuan juara akhirnya bergantung pada tie-break.
Tim Zugzwang Y keluar sebagai juara setelah unggul kualitas lawan, disusul oleh Plazgozz dan Tatelu Chess 1. Ketiganya menunjukkan konsistensi luar biasa dengan catatan lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Kategori Non Master
Dengan 214 peserta, kategori Non Master menjadi ajang paling bergengsi dan penuh drama. Assa Kribo tampil sebagai juara dengan 7,5 poin, hanya sekali remis sepanjang turnamen.
Di posisi kedua hingga keempat, Alex Hardi, Irfan XYZ, dan Van Effendy Tumalang sama-sama mengoleksi 7 poin, menunjukkan betapa rapatnya persaingan papan atas. Majid Pakaya melengkapi lima besar dengan 6,5 poin.
Kategori Senior Putri Umum
Kategori ini diikuti oleh 12 peserta dan berlangsung dalam 5 babak. WNM Isaura Angkouw tampil dominan dengan 4,5 poin, hanya sekali remis.
Di posisi kedua, Tasya Tawaang mencatat 4 poin, unggul tipis atas WNM Veronika Makalew yang juga mengoleksi 4 poin namun kalah tie-break. Persaingan papan tengah cukup ketat, dengan Karina Kalengkongan dan Patricia Pinatik sama-sama mengoleksi 3 poin.
Kategori Veteran
Kategori Veteran diikuti oleh 38 peserta dengan 6 babak. NM Bram Bolegraf tampil superior dengan 5,5 poin, tak terkalahkan sepanjang turnamen.
Arthur Paath dan Hans Pusung sama-sama mengoleksi 5 poin, dipisahkan oleh kualitas lawan. Guntur Mokoginta dan Kasmen Lahay melengkapi lima besar dengan 4,5 poin. Dominasi para NM terlihat jelas di kategori ini, menunjukkan pengalaman masih menjadi faktor penentu.
Kategori SMA
Kategori SMA diikuti oleh 63 peserta. Chairyl Tumbel tampil fenomenal dengan raihan sempurna 6 poin dari 6 babak.
Di bawahnya, Keith Gerard Sigarlaki, Calvin Posumah, Daniel Poluan, dan Brilyian Tenda sama-sama mengoleksi 5 poin. Persaingan papan atas sangat ketat, namun Chairyl Tumbel benar-benar tak tersentuh.
Kategori SMP
Kategori SMP diikuti oleh 44 peserta. Dua pemain teratas, Cullen Paruntu dan Brilian Robot, sama-sama mengoleksi 5,5 poin. Cullen akhirnya keluar sebagai juara berkat keunggulan tie-break.
Ivander Manitik dan Joshua Angkouw menyusul dengan 5 poin, sementara Geovillio Andaki menutup lima besar dengan 4,5 poin.
Kategori SD
Kategori SD diikuti oleh 35 peserta. Yosia Rabaelun tampil sempurna dengan 6 poin penuh, menjadi satu-satunya juara dengan catatan bersih tanpa remis maupun kalah.
Edric Maramis menempel ketat dengan 5,5 poin, sementara Kimtan S mengoleksi 5 poin. Moh. Farzin Patadjenu dan Nathaniel Tairas melengkapi lima besar dengan 4,5 poin.
10 Besar Per Kategori Sulut Chess Open 2025
Beregu
- Zugzwang Y – 12 poin
- Plazgozz – 12 poin
- Tatelu Chess 1 – 12 poin
- Purna Chess – 11 poin
- Totabuan Checkmate – 11 poin
- GMCC Gorontalo – 11 poin
- BidakBeracun 02 – 10 poin
- Tinelo Jaya – 10 poin
- Percasi Gorontalo – 10 poin
- The Faith – 10 poin
Non Master
- Assa Kribo – 7,5 poin
- Alex Hardi – 7 poin
- Irfan XYZ – 7 poin
- Van Effendy Tumalang – 7 poin
- Majid Pakaya – 6,5 poin
- Atchilles – 6,5 poin
- Jufri Sako – 6,5 poin
- Charles Tangkudung – 6,5 poin
- Gelfond Jayana – 6,5 poin
- Ricky L – 6,5 poin
Senior Putri Umum
- WNM Isaura Angkouw – 4,5 poin
- Tasya Tawaang – 4 poin
- WNM Veronika Makalew – 4 poin
- Karina Kalengkongan – 3 poin
- Patricia Pinatik – 3 poin
- Fleacity Rawung – 2,5 poin
- Tasyara Pontoh – 2,5 poin
- Imelda Datu – 2 poin
- Icha Bororing – 2 poin
- Leydy Tasiam – 1,5 poin
Veteran
- NM Bram Bolegraf – 5,5 poin
- NM Arthur Paath – 5 poin
- NM Hans Pusung – 5 poin
- NM Guntur Mokoginta – 4,5 poin
- Drs Kasmen Lahay – 4,5 poin
- NM Ben Abdul Aziz – 4 poin
- NM Rudi Londok – 4 poin
- Christian – 4 poin
- NM Jefri Tjali – 4 poin
- Mario Panekenan – 4 poin
SMA
- Chairyl Tumbel – 6 poin
- Keith Gerard Sigarlaki – 5 poin
- Calvin Posumah – 5 poin
- Daniel Poluan – 5 poin
- Brilyian Tenda – 5 poin
- Fabio Jacobus – 4,5 poin
- Natanael Hariadinata – 4,5 poin
- Naomi Napitupulu – 4,5 poin
- Andrew Bukuwan – 4,5 poin
- Chester Rawung – 4 poin
SMP
- Cullen Paruntu – 5,5 poin
- Brilian Robot – 5,5 poin
- Ivander Manitik – 5 poin
- Joshua Angkouw – 5 poin
- Geovillio Andaki – 4,5 poin
- Akbar H Jasin – 4,5 poin
- Russell Runtu – 4 poin
- Alkhalifi Dzikti – 4 poin
- Clarkent Lumunon – 4 poin
- Christian Mamoto – 4 poin
SD
- Yosia Rabaelun – 6 poin
- Edric Maramis – 5,5 poin
- Kimtan S – 5 poin
- Moh. Farzin Patadjenu – 4,5 poin
- Nathaniel Tairas – 4,5 poin
- Gabriel Palit – 4 poin
- Joel Watupongoh – 4 poin
- Adri Manitik – 3,5 poin
- Jonatan Corneles – 3,5 poin
- Al Mahdi Putra Thalib – 3,5 poin
Sulut Chess Open 2025 menjadi bukti nyata kebangkitan dunia catur di Sulawesi Utara. Dengan jumlah peserta yang masif, persaingan ketat di setiap kategori, serta dukungan penuh pemerintah daerah, turnamen ini bukan hanya melahirkan juara baru, tetapi juga menegaskan komitmen Sulut untuk menjadi pusat pembinaan catur di Indonesia Timur.
Makruk Chess: Catur Thailand di SEA Games 2025