Pasangan Harke Tulenan – Mario Mambu menjadi juara GABMO Christmas Celebration 2025, yang berlangsung di Gedung Youth Centre, Kompleks Megamas Manado, Sabtu (13/12/2025).
===
Turnamen pasangan Gabungan Bridge Manado (GABMO) bertajuk Christmas Celebration 2025 (12–13 Desember 2025), berlangsung sangat meriah. GABMO menggelar ajang ini untuk memperingati Hari Bridge Nasional ke‑72 (12 Desember) sekaligus melaksanakan ibadah pra‑Natal 2025.
Sebanyak 25 pasangan anggota GABMO ambil bagian, dengan suasana akrab dan kekeluargaan berpadu dalam atmosfer kompetisi. Total hadiah Rp20 juta membuat pertandingan semakin seru dan kompetitif. Wasit nasional John Tumewu memimpin jalannya delapan sesi sistem Swiss.
Pasangan Harke Tulenan – Mario Mambu akhirnya keluar sebagai juara dengan persentase tertinggi 63.07%
Harke Tulenan adalah Ketua Harian GABSI Sulut, yang dikenal berkontribusi besar dalam kemajuan bridge Sulut selama dua dekade terakhir. Sementara Mario Mambu kini menjadi salah satu aset terbesar bridge Sulut. Cucu dari legenda bridge Sulut, Eddy Manoppo, ini sudah berulang kali memperkuat tim nasional Indonesia sejak usia junior.
Keduanya kerap berpasangan dalam sejumlah event. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Mario lebih sering berpasangan dengan Cliff Tangkuman, termasuk di PON 2024. Pada Porprov Sulut 2025, Mambu tampil bersama Franky Umboh.
Di posisi kedua, pasangan Jeffrey Moningkey – Waraney Sinolungan mencatat skor 56.41%, tertinggal cukup jauh dari sang juara. Moningkey adalah pelatih bridge Sulut selama puluhan tahun, yang telah melahirkan banyak pemain andal.
Pasangan Jenly Mandey – Ezra Aguw menempati peringkat ketiga dengan 55.10%. Ezra adalah putra dari legenda bridge Sulut, almarhum Max Aguw.
Peringkat keempat ditempati pasangan Ch. Nurhamidin – Elvitta Lasut dengan 53.97%. Vita Lasut merupakan putri dari legenda bridge Sulut, almarhum Henky Lasut, yang dahulu berpasangan dengan Max Aguw sebelum bersama Eddy Manoppo.
Usai pertandingan, GABMO menggelar ibadah pra‑Natal 2025 untuk memperkuat makna spiritual dan kebersamaan. Selain itu, dilakukan pelantikan pengurus perkumpulan bridge di bawah GABMO.
Ketua Panitia Pelaksana, Lufry Gerungan, berharap GABMO Christmas Celebration 2025 dapat menjaga iklim kompetitif sekaligus mempererat kekeluargaan antar anggota, sehingga lahir prestasi membanggakan bagi Kota Manado.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, James Emor, mewakili Pemkot Manado menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung GABMO agar mampu meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Perayaan ini menyatukan tradisi, prestasi, dan kebersamaan, sekaligus menandai Hari Bridge Nasional ke‑72. Dengan dukungan pemerintah serta semangat komunitas, GABMO meneguhkan identitasnya sebagai ikon Sulawesi Utara, melahirkan generasi baru, dan menorehkan sejarah penting bagi perkembangan bridge Indonesia.
GABMO
GABMO (Gabungan Bridge Manado) dikenal sebagai penguasa nomor Antar Gabungan dalam sejarah Kejurnas Bridge Indonesia. Dominasi mereka, bersama legenda Henky Lasut dan Eddy Manoppo, mengangkat Manado sebagai wajah utama di panggung nasional. Pada 12 April 2025, GABMO memulai kepengurusan baru di bawah kepemimpinan tokoh muda pecinta bridge, Reza Rumambi.
Hari Bridge Nasional
Hari Bridge Nasional di Indonesia diperingati setiap 12 Desember, bertepatan dengan hari berdirinya Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) pada 12 Desember 1953 di Surabaya. Sejak saat itu, komunitas bridge menjadikan tanggal tersebut sebagai simbol lahirnya organisasi resmi yang menaungi olahraga bridge di tanah air.
Setiap tahun pada 12 Desember, berbagai kota di Indonesia menggelar turnamen serentak untuk memperingati Hari Bridge Nasional sekaligus mengenang tonggak sejarah berdirinya GABSI.
Urutan Lengkap Peringkat Pasangan
- Harke Tulenan – Mario Mambu: 63.07%
- Jeffrey Moningkey – Waraney Sinolungan: 56.41%
- Jenly Mandey – Ezra Aguw: 55.10%
- Ch. Nurhamidin – Elvitta Lasut: 53.97%
- Christian Lantu – Putri Pomantow: 53.69%
- Claudio Luntungan – Jimmy Monoarfa: 53.60%
- Nixon Korengkeng – Dirk Lumanauw: 52.81%
- Mickey Maury – Jonathan Maury: 52.66%
- Laurens Sumerah – Steward Bujung: 51.91%
- Jemmy Tugiman – Joudy Ticoalu: 51.30%
- Franky Umboh – Denny Tirajoh: 51.21%
- Reinhard Lolong – Freddy Lumenta: 51.17%
- Jemmy Narande – Rio Pohajouw: 50.62%
- Yuri Luntungan – Alfa Pakasi: 50.40%
- Max Tompodung – Denny Palar: 49.88%
- Allan Palendeng – Arthur Mawikere: 48.99%
- Richard Montong – Johnny Memah: 47.77%
- Richard Dumais – Vecky Talot: 47.03%
- Anthonius Kapoh – Marthen Timbuleng: 45.01%
- Marly Pandelaki – Ricky Lintang: 45.42%
- Michael Tumiwang – Frederica Sampe: 45.07%
- Thomas Sambow – Maxi Kountur: 45.01%
- Christo Katiandagho – Angelica Rompas: 41.18%
- Restu Yohansyah – Jonathan Siregar: 41.07%
- Taqwa Winata– David Djayadi: 40.80%
Nostalgia Dominasi Gabmo dan Saran untuk Kejurnas Bridge
