Profil Anggota Tim Catur Putri INDONESIA EMAS SEA Games 2025

Tim catur putri Indonesia berhasil meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 di nomor ASEAN Chess Rapid Women Quadruple pada Selasa, 16 Desember 2025. Pada babak final, Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor tipis 2,5–1,5.

Medali emas ini bukan kebetulan, karena tim putri Indonesia tampil dengan kekuatan terbaiknya. Lima anggota tim adalah pecatur wanita dengan kemampuan luar biasa, bukan kaleng-kaleng. Jangan lupakan juga dua pelatih hebat, berpengalaman dan telaten, Pelatih Kepala Kristanus Liem dan dan Pelatih Putri Lisa Karlina Lumondong.

Profil Anggota Tim Catur Putri INDONESIA EMAS SEA Games 2025.

IM Medina Warda Aulia

Medina Warda Aulia adalah pecatur wanita nomor satu Indonesia saat ini. Pada peringkat FIDE bulan Desember 2025, ia memiliki rating 2335 poin. Medina lahir pada 7 Juli 1997 di Jakarta. Sejak kecil ia sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam catur, dan pada usia 16 tahun berhasil meraih gelar Woman Grandmaster (WGM) pada tahun 2013, menjadikannya salah satu pecatur termuda Indonesia yang mencapai prestasi tersebut.

Pada tahun 2020, Medina menambah pencapaiannya dengan gelar International Master (IM), sebuah gelar yang jarang diraih oleh pecatur putri Asia Tenggara. Rating tertingginya tercatat 2417 pada September 2015, menempatkannya di jajaran elite dunia. Prestasi internasional paling monumental adalah menembus 16 besar Piala Dunia Catur 2023 di Baku, pencapaian bersejarah bagi pecatur putri Indonesia. Kini Medina memimpin tim Indonesia meraih emas SEA Games 2025, menambah mentereng CV-nya sebagai pecatur papan atas.

IM Irene Kharisma Sukandar

Irene Kharisma Sukandar adalah ikon catur wanita Indonesia. Pada Desember 2025, rating FIDE Irene untuk catur standar adalah 2330 poin, hanya lima poin di bawah Medina. Irene lahir pada 7 April 1992 di Jakarta. Ia adalah pecatur putri pertama Indonesia yang meraih gelar Woman Grandmaster (WGM) pada tahun 2009, dan kemudian menambah pencapaiannya dengan gelar International Master (IM) pada tahun 2014.

Rating tertingginya mencapai 2432 pada September 2016, menjadikannya salah satu pecatur putri terkuat di Asia. Irene adalah juara Asia dua kali dan menyumbang dua medali emas SEA Games 2013. Prestasi internasional yang paling dikenang adalah ketika hampir menjadi juara dunia catur cepat pada Kejuaraan Dunia 2024.

Ia sempat menahan remis Ju Wenjun, pecatur putri nomor satu dunia, namun kalah dari Koneru Humpy karena tekanan waktu di ronde terakhir. Jika menang, Irene menjadi juara dunia catur cepat 2024. Pada Desember 2025, Irene juga melepas masa lajangnya dengan menikah sesama pecatur, IM Eric Rosen asal Amerika Serikat. Di SEA Games 2025, Irene berperan sebagai mentor dan motivator, memastikan tim tampil solid hingga meraih emas.

WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite

Chelsie Monica Ignesias Sihite adalah bakat terbesar catur wanita Indonesia dalam nomor cepat dan kilat. Ia terkenal piawai melakukan kombinasi dalam tekanan waktu, dan berulang kali mempersembahkan medali emas dari dua kategori tersebut di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pada Desember 2025, rating FIDE Chelsie adalah 2223 poin. Chelsie lahir pada 2 November 1995 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia meraih gelar Woman International Master (WIM) pada tahun 2011 setelah tampil gemilang di ASEAN+ Age Group Chess Championship di Tarakan. Rating tertingginya tercatat 2290 pada Mei 2013.

Selain prestasi di papan, Chelsie juga dikenal sebagai figur publik aktif di dunia digital, menjadi streamer dan komentator pertandingan populer. Dengan kombinasi prestasi dan popularitas, Chelsie adalah wajah modern catur Indonesia, menggabungkan kehebatan olahraga dengan eksistensi digital.

WGM Dewi Ardhiani Anastasia Citra

Dewi Ardhiani Anastasia Citra, akrab disapa Citra, lahir pada tahun 1994 di Tarakan, Kalimantan Utara. Ia mulai bermain catur sejak usia 9 tahun dan dengan cepat menorehkan prestasi di tingkat nasional. Gelar Woman Grandmaster (WGM) berhasil diraihnya setelah serangkaian kemenangan di turnamen internasional.

Pada Desember 2025, rating FIDE klasik Citra adalah 2158 poin, dengan rating tertinggi 2286 sepanjang kariernya. Citra pernah tampil di Olimpiade Catur Chennai 2022, serta meraih medali emas di PON Papua 2021. Figur Citra juga penting sebagai inspirasi bagi pecatur dari daerah, membuktikan bahwa talenta dari Tarakan bisa bersinar di panggung internasional.

WIM Laysa Latifah

Laysa Latifah adalah anggota termuda tim putri Indonesia di SEA Games 2025. Laysa lahir pada tahun 2006 dan merupakan rising star catur Indonesia. Pada usia belasan tahun, ia sudah menembus jajaran elite nasional dengan gelar Woman International Master (WIM) yang diraihnya pada tahun 2024. Pada Desember 2025, rating FIDE klasik Laysa adalah 2189 poin.

Di SEA Games Thailand 2025, Laysa tampil luar biasa dengan mencatat 5 kemenangan dari 5 penampilan di babak penyisihan, dan menjadi pemain kunci yang mencetak kemenangan di final melawan Vietnam. Energi muda dan keberanian Laysa menjadikannya simbol masa depan catur putri Indonesia.

Kristanus Liem (Pelatih Kepala)

Kristanus Liem Lahir 14 Oktober 1965 dan menjabat sebagai Pelatih Kepala Tim Catur Indonesia. Ia adalah sosok kunci penggerak pembinaan catur nasional dengan pengalaman panjang mendampingi pecatur muda di ajang internasional. Kontribusinya sangat besar dalam perkembangan catur Indonesia, terlebih mengorbitkan sejumlah pemain muda berbakat hingga mencetak sejumlah grandmaster Indonesia.

Lisa Karlina Lumondong (Pelatih Putri)

Lisa Karlina Lumondong lahir 23 Juli 1968 dan kini menjadi Pelatih Putri Tim Catur Indonesia. Ia menyandang gelar Woman International Master (WIM) sejak 1992, pernah juara nasional dua kali, tampil di Interzonal Kejuaraan Dunia Wanita 1993, serta meraih perunggu SEA Games 2005. Sebagai pelatih, Lisa berperan penting membimbing pecatur putri muda hingga sukses meraih emas SEA Games 2025.

Kemenangan tim putri Indonesia di SEA Games Thailand 2025 adalah bukti nyata kekuatan generasi emas catur wanita Indonesia. Dari Medina yang kini nomor satu Indonesia, Irene sang ikon legendaris, Chelsie spesialis cepat dan blitz, Citra si flamboyan, hingga Laysa sang rising star, mereka membuktikan bahwa Indonesia memiliki fondasi kuat untuk bersaing di level Asia dan dunia. Medali emas ini bukan sekadar pencapaian, melainkan simbol kebangkitan catur putri Indonesia.

Tim Putri Catur Indonesia Raih Emas SEA Games 2025

 

 

Tinggalkan komentar