Delapan nama akhirnya memastikan langkah ke babak 8 besar Piala Dunia Catur 2025. Mereka adalah Arjun Erigaisi, Wei Yi, Javokhir Sindarov, Nodirbek Yakubboev, Alexander Donchenko, Jose Martinez, Andrey Esipenko, dan Sam Shankland.
Pertarungan sengit di babak 16 besar yang berlangsung pada Sabtu-Minggu (15-16/11/2025) menjadi saksi bagaimana para pecatur muda dan berpengalaman ini menyingkirkan lawan masing-masing, sekaligus menegaskan dominasi generasi baru catur dunia.
Arjun Erigaisi, pecatur muda asal India, tampil brilian saat menyingkirkan Levon Aronian. Setelah bermain remis di game pertama, Arjun memanfaatkan blunder Aronian di langkah ke-38 dengan pengorbanan kuda yang spektakuler.
Langkah itu langsung mengunci kemenangan dan memastikan Arjun melangkah ke delapan besar. Bagi Arjun, ini bukan sekadar kemenangan, tetapi juga bukti bahwa generasi baru India siap menantang dominasi pecatur elite dunia.
Wei Yi dari China juga memastikan tiket ke perempat final. Menghadapi Samuel Sevian dari Amerika Serikat, Wei Yi menunjukkan permainan solid dan agresif. Setelah duel ketat, Wei Yi akhirnya menyingkirkan Sevian dan melangkah ke babak berikutnya. Wei Yi, salah satu talenta terbesar China, kini semakin dekat dengan panggung kandidat 2026.
Uzbekistan kembali menunjukkan kekuatan generasi emasnya.
Javokhir Sindarov menyingkirkan Frederik Svane dari Jerman dengan kemenangan di game pertama dan hasil remis di game kedua. Sementara Nodirbek Yakubboev mengalahkan Gabriel Sargissian setelah duel dua game klasik.
Dengan lolosnya Sindarov dan Yakubboev, Uzbekistan menempatkan dua wakil di delapan besar, melanjutkan tradisi kejutan yang mereka mulai sejak Olimpiade Catur FIDE 2022 di Chennai, India, ketika meraih medali emas.
Andrey Esipenko dari Rusia juga memastikan langkahnya ke 8 besar piala dunia catur 2025 setelah mengalahkan Aleksey Grebnev. Duel sesama pecatur Rusia ini berlangsung ketat, namun Esipenko tampil lebih tajam di babak catur cepat.
Dengan kombinasi agresivitas dan kalkulasi presisi, Esipenko berhasil menekan lawannya hingga memastikan kemenangan. Esipenko yang pernah mencuri perhatian dunia ketika mengalahkan Magnus Carlsen di Tata Steel Chess 2021, kini semakin dekat dengan panggung kandidat.
Sam Shankland menjadi nama lain yang masuk daftar perempatfinalis.
Menghadapi Daniil Dubov, Shankland tampil solid dan disiplin. Dubov yang dikenal kreatif mencoba menciptakan komplikasi, namun Shankland berhasil mematahkan serangan itu.
Di babak catur cepat, Shankland tampil lebih tenang dan akhirnya memastikan kemenangan. Dengan hasil ini, Shankland menjadi satu-satunya wakil Amerika Serikat yang masih bertahan di turnamen, setelah Levon Aronian dan Samuel Sevian tersingkir.
Pertarungan seru terjadi antara Alexander Donchenko dari Jerman melawan Le Quang Liem asal Vietnam. Keduanya imbang dalam dua game catur klasik dan saling balas dalam dua game catur cepat 15 menit. Pada dua game catur cepat 10 menit keduanya kembali berbagi kekalahan. Skor keduanya masih imbang 3-3.
Duel harus berlanjut ke babak catur kilat 5 menit. Donchenko akhirnya memastikan kemenangan usai menang di game kedua, setelah sebelumnya remis di game pertama. Skor akhir 4,5-3,5.
Jose Jospem Martinez (Mexico) juga lolos dengan menyingkirkan pecatur veteran asal India, Pentala Harikrishna.
Setelah dua game klasik dan catur cepat 15 menit berakhir imbang, Harikrishna harus mengakui keunggulan Jospem di babak catur cepat 10 menit. Jospem menang di game pertama dan remis di game kedua. Skor akhir 3.5-2,5.
Format tie-break yang digunakan dalam Piala Dunia Catur 2025 kembali menjadi sorotan. Setelah dua game cepat 15 menit, jika hasil masih imbang, pertandingan berlanjut ke dua game cepat 10 menit.
Jika tetap imbang, duel berlanjut ke dua game kilat 5 menit, lalu dua game kilat 3 menit. Jika semua masih berakhir imbang, maka Armageddon menjadi penentu.
Dalam format ini, pemain yang memegang buah putih mendapat waktu 4 menit, sementara pemain yang memegang buah hitam boleh menawar waktu lebih rendah. Jika hasil imbang, pemegang buah hitam yang keluar sebagai pemenang.
Drama Armageddon sudah dua kali terjadi di turnamen ini.
Pertama, saat Maxime Vachier-Lagrave menyingkirkan Vladislav Artemiev. Selanjutnya ada duel sengit Samuel Sevian melawan Lorenzo Lodici.
Turnamen Piala Dunia Catur 2025 diikuti oleh 256 pecatur terbaik dunia. Seiring perjalanan, sejumlah nama besar akhirnya tumbang, termasuk juara dunia Dommaraju Gukesh, Vincent Keymer, Rameshbabu Praggnanandhaa, Anish Giri, Wesley So, Richard Rapport, Nodirbek Abdusattorov, Ian Nepomniachtchi, dan Hans Niemann.
Fakta bahwa banyak pecatur elite gugur lebih awal menunjukkan betapa ketatnya persaingan di ajang ini. Setiap langkah blunder bisa berakibat fatal, dan setiap peluang kecil bisa menentukan nasib seorang pecatur.
Bagi mereka yang lolos ke delapan besar, hadiah utama sebesar 120 ribu dolar AS semakin dekat. Namun lebih dari itu, tiga besar dari turnamen ini akan mendapat tiket ke turnamen kandidat 2026 di Siprus.
Turnamen kandidat akan berlangsung pada 29 Maret hingga 15 April 2026, dengan format double round robin sebanyak 13 game. Pemenang kandidat akan berhak menantang juara dunia saat ini, Dommaraju Gukesh, dalam kejuaraan dunia 2026.
Gukesh sendiri menjadi juara dunia setelah mengalahkan Ding Liren dalam duel klasik 14 game dengan skor tipis 7,5-6,5. Dengan demikian, Piala Dunia 2025 menjadi ajang krusial untuk menentukan siapa yang akan bergabung dalam daftar elit kandidat.
Profil para pecatur yang lolos 8 besar piala dunia catur 2025 menambah warna dalam cerita ini.
Arjun Erigaisi adalah talenta muda India yang terus menanjak ratingnya. Wei Yi sudah lama digadang sebagai penerus tradisi catur China.
Javokhir Sindarov dan Nodirbek Yakubboev adalah bagian generasi emas Uzbekistan yang pernah meraih medali emas Olimpiade Catur 2022.
Andrey Esipenko adalah talenta muda Rusia yang punya taktik eksplosif. Sam Shankland adalah pecatur Amerika yang dikenal dengan gaya disiplin dan kerja keras. Sementara Joze Martinez dan Alexander Donchenko tampil sebagai kekuatan baru kuda hitam.
Dengan komposisi delapan besar yang semakin jelas, Piala Dunia Catur 2025 menjanjikan pertarungan lebih sengit di babak perempat final. Setiap duel akan menjadi panggung drama baru, di mana satu langkah bisa menentukan nasib, dan satu kesalahan bisa menghapus mimpi menuju kandidat 2026.
Dalam babak perempat final nanti pertarungan seru akan tersaji. Sindarov vs Martinez, Yakubboev vs Donchenko, Sahankland vs Esipenko dan Wei yi vs Arjun Erigaisi.
Arjun, Wei Yi, Sindarov dan Yakubboev Lolos 8 Besar Piala Dunia