Hasil Lengkap Cabor Catur Cepat Porprov XII Sulut 2025

Jeremia Gery Gibran (Minut) dan Fleacity Rawung (Minahasa) merebut medali emas cabang olahraga catur cepat perorangan, Porprov XII Sulut 2025, Jumat (21/11/2025).

===

Porprov XII Sulawesi Utara 2025 menjadi panggung besar bagi pecatur daerah untuk membuktikan diri.

Lima nomor catur cepat—perorangan putra, perorangan putri, veteran, beregu putra, dan beregu putri—menyajikan kisah dramatis: pecatur tanpa gelar menyalip master, regu kecil mengejutkan, dan favorit yang gagal podium.

Perorangan Putra – Jeremia Gery Gibran Raih Emas

  • Emas: Jeremia Gery Gibran (Minahasa Utara) – 4 poin
  • Perak: NM Kifly Pakaya (Sangihe) – 4 poin
  • Perunggu: Fanly Ansiga (Talaud) – 3,5 poin

Nomor putra menjadi drama paling mengejutkan. Jeremia Gery Gibran, pecatur tanpa gelar, tampil luar biasa. Ia mengoleksi 4 poin dari 5 babak.

Pada babak terakhir, Jeremia berhasil mengalahkan Kifly yang sedari awal memimpin klasemen. Hasil tersebut membuat koleksi poin keduanya sama. Namun, Tie-break menempatkan Jeremia di puncak dan berhak atas medali emas.

Kifly Pakaya harus puas dengan perak meski sama poin. Fanly Ansiga dari Talaud melengkapi podium dengan 3,5 poin.

Kisah ini menegaskan: gelar master bukan jaminan emas. Pecatur “biasa” bisa mengungguli mereka yang bergelar jika tampil lebih tajam dan tenang.

Perorangan Putri – Fleacity Rawung Jadi yang Terbaik

  • Emas: Fleacity Rawung (Minahasa) – 4 poin
  • Perak: Imelda Datu (Kotamobagu) – 4 poin
  • Perunggu: WNM Maria Angkow (Minahasa Utara) – 4 poin

Nomor putri juga tak kalah seru, kali ini melibatkan tiga pecatur. Fleacity Rawung, Imelda Datu dan Maria Angkow. Fleacity Rawung mengalahkan Imelda Datu, Imelda Datu menaklukkan Maria Angkow dan Maria Angkow menumbangkan Fleacity Rawung. Sebuah persaingan segitiga yang sangat ketat.

Usai melewati lima babak, poin ketiganya sama 4 poin. namun lewat perhitungan tie break, Fleacity Rawung dan Imelda Datu berada di posisi satu dan dua.

Fleacity berhasil meraih medali emas, Imelda mendapat medali perak dan Maria harus puas dengan medali perunggu.

Kisah Fleacity dan Imelda menegaskan bahwa di Porprov, determinasi dan konsistensi bisa menyalip pengalaman bergelar. Maria Angkow tetap memberi warna, tapi podium emas kali ini milik pecatur tanpa gelar.

️ Cepat Veteran – Ricky Lumombo Jadi Raja Senior

  • Emas: Ricky Lumombo (Bolmong Utara) – 4 poin
  • Perak: NM Rudi Londok (Bitung) – 4 poin
  • Perunggu: NM Bram Bollegraf (Manado) – 3,5 poin

Nomor veteran penuh nostalgia. Ricky Lumombo tampil sebagai raja senior, mengoleksi 4 poin dan unggul tie-break atas NM Rudi Londok. Kemenangan Ricky menunjukkan bahwa pengalaman lokal bisa menyalip gelar nasional.

NM Bram Bollegraf menutup podium dengan 3,5 poin. Meski bergelar, ia tertahan di perunggu. Drama lain muncul dari FM Ichdar Damogalad (Bolmong) yang hanya finis di papan tengah. Gelar internasional tak menjamin dominasi di arena lokal.

Veteran lain seperti Charles Tangkudung dan Nus Papuas memberi warna, tapi podium emas kali ini milik Ricky Lumombo—pecatur tanpa gelar yang membuktikan kualitasnya.

Beregu Putra – Bolmong Timur Kokoh di Puncak

  • Emas: Bolaang Mongondow Timur – 9 poin
  • Perak: Minahasa Utara – 8 poin
  • Perunggu: Bitung – 7 poin

Nomor beregu putra menghadirkan kejutan besar. Bolmong Timur tampil luar biasa, mencatat 4 kemenangan dan 1 seri, dan berhak meraih medali emas dengan 9 poin.

Kuartet Yudha Lumempow, Gelfand Jayana, Irfan Ibrahim dan Rafi Wuner begitu tangguh. Hanya tim Minut yang sempat menahan mereka dengan skor 2-2 di babak keempat.

Minahasa Utara harus puas di posisi kedua dengan medali perak. Padahal mereka punya dua master nasional. Susunan lengkap tim ini adalah NM Yahya Wangania, Nelson Sagune, Only Mongkaw dan
NM Tino Lang.

Sementara itu, Bitung yang juga punya dua master nasional naik podium untuk medali perunggu. Susunan anggota tim Bitung adalah NM Uyun Musa, Stenly Manopo, NM Boy Tumimomor dan
Andre Masalah.

Cepat Beregu Putri – Minahasa Selatan Tampil Solid

  • Emas: Minahasa Selatan – 13 poin
  • Perak: Kotamobagu – 12 poin
  • Perunggu: Manado – 9 poin

Nomor beregu putri jadi panggung pembuktian untuk Minahasa Selatan. Dengan 5 kemenangan dan 1 seri, mereka tampil solid dan membawa pulang medali emas.

Dengan materi pemain Patricia Pinatik, Gratia Lolombulan dan Tasya Tawaang, Minsel memang tampil begitu luar biasa.

Kotamobagu yang berisi pemain Salwa Afifah, Nia Potabuga dan Linarti Paputungan juga tak terkalahkan dalam turnamen ini. Mereka bermain imbang dengan Minsel 1,5-1,5  saat bertemu. Namun, mereka harus puas dengan medali perak karena kalah tie-break.

Sementara itu Kota Manado ada di peringkat ketiga untuk medali perunggu. Tim ini beranggotakan pemain Naomi Napitupulu, Pingkan Lumanaw dan Nurhafilah Pontoh. Tentu saja mereka menyesali dua kekalahan atas Minsel dan Minahasa.

Persaingan di nomor catur cepat Porprov XII Sulut 2025 menegaskan bahwa catur bukan hanya soal gelar. Dari Jeremia Gery Gibran yang menyalip NM Kifly Pakaya, Fleacity Rawung yang mengungguli WNM Maria Angkow, hingga Ricky Lumombo yang menyingkirkan master veteran, semua menunjukkan bahwa determinasi bisa mengalahkan status.

Hasil Lengkap Cabor Catur Standar Porprov XII Sulut 2025

 

 

Tinggalkan komentar