Semifinal Piala Dunia Catur 2025, India Tanpa Wakil

Babak perempat final Pial Dunia catur 2025, menghadirkan pertarungan sengit (17-19/11/2025). Empat nama melaju ke babak semifinal Piala Dunia Catur. Empat nama lain harus mengubur mimpinya ke ajang paling prestisius bagi seprang pecatur.

Dalam dua game babak catur klasik, dari empat meja, hanya ada satu meja yang langsung menampakkan hasil. Pecatur pertama yang mendapat tempat di babak empat besar adalah, Nodirbek Yakubboev (Uzbekistan).

Dia adalah satu satunya pecatur yang menang di game pertama catur klasik. Yakubboev menang atas pecatur jerman, Alexander Donchenko. Pada game kedua, Alexander Donchenko gagal membalas kekalahannya.

Skor 1,5-0,5. Yakubboev lolos ke semifinal.

Sementara itu, pada 3 meja lainnya, menghadirkan hasil remis dalam dua game. Hasil tersebut membuat penentuan pemenang berlanjut ke dua game catur cepat 15 menit.

Drama berlanjut, ketika pada game pertama catur cepat 15 menit, dua pecatur menang atas lawan-lawannya. Javokhir Sindarov (Uzbekistan) menang atas Jose Jospem Martinez (Mexico) dan Andrey Esipenko (Rusia) menundukkan Sam Shankland (USA).

Pada meja yang paling mendapat sorotan, pecatur nomor satu India Arjun Erigaisi bermain remis dengan pecatur nomor satu China, Wei Yi.

Pada game kedua, penonton mendapat suguhan pertandingan yang makin menarik. Dua pecatur yang kalah di game pertama, berhasil membalas kekalahannya. Sindarov vs Jospem (2-2) dan Esipenko vs Shankland (2-2).

Namun, drama terbesar game kedua bukan berhenti di situ.

Pecatur nomor satu India, Arjun Erigaisi harus menahan tangis, melupakan mimpinya tampil di turnamen kandidat untuk pertama kalinya.

Dia kalah dari We Yi di langkah 79 saat menggunakan buah putih. Uniknya, Arjun membiarkan Wei Yi mengakhiri pertandingan sampai skakmat. Arjun hanya menyisakan raja seorang diri, sementara Wei Yi punya menteri hasil promosi dan gajah petak putih.

Skor akhir 2,5-1,5. Wei Yi ke semifinal.

Hasil ini membuat India tak punya wakil di turnamen kandidat 2026. Arjun sendiri adalah wakil terakhir India di Piala Dunia Catur 2025, dari 24 pecatur yang turun. Jumlah itu menjadi ‘hadiah’ FIDE, karena Goa, India menjadi tuan rumah.

Pada turnamen kandidat 2024, India sendiri mengirimkan tiga wakilnya, mereka adalah Dommaraju Gukesh, Rameshbabu Praggnanandhaa dan Vidit Santos Gujrathi. Sayang, ketiganya juga sudah tereliminasi dari Piala Dunia Catur 2025.

Kembali ke babak perempat final Piala Dunia Catur 2025, usai menjalani geme ketat di babak catur cepat 10 menit, Andrey Esipenko dan Javokhir Sindarov menyusul Nodirbek Yakubboev dan Wei Yi.

Esipenko mengalahkan Sam Shankland dua kali, sekaligus membalaskan kekalahan kompatriotnya, Daniil Dubov atas Sam Sahankland di babak perdelapan final.

Skor akhir 4-2. Sindarov melaju ke 4 besar.

Sementara Sindarov mengakhiri langkah kuda hitam yang mengejutkan dalam turnamen ini, Jose Jospem Martinez dalam game kedua, usai bermain remis di game pertama. Skor akhir 3,5-2,5.

Pada babak semifinal yang akan berlangsung Jumat (21/11/2025) nanti, dua pecatur Uzbekistan harus saling sikut. Namun itu berarti, satu pecatur Uzbekistan sudah memastikan satu kursi ke turnamen kandidat. Itu bisa menjadi dua kursi jika, loser semifinal menang dalam perebutan peringkat ketiga.

Pada meja lain, Wei Yi akan coba menjajal kehebatan pecatur eksplosif Rusia, Andrey Esipenko.

Sepeninggal para unggulan yang tereliminasi lebih dulu, seperti Vincent Keymer, Arjun Erigaisi dan Rameshbabu Praggnanandhaa, publik catur tentu sekarang menyoroti empat pemain terbaik yang melaju hingga babak semifinal Piala Dunia Catur 2025.

Javokhir Sindarov dan Nodirbek Yakubboev adalah duo Uzbekistan yang menjadi generasi emas catur negara tersebut, selain nama yang selama ini lebih menonjol, Nodirbek Abdusattorov. Mereka merebut medali emas Olimpiade Catur beregu tahun 2022.

Beralih ke Wei Yi, dia digadang menjadi penerus Ding Liren. Menarik, apakah dia mampu mengembalikan kejayaan China di pucuk elite.

Yang terakhir adalah Andrey Esipenko.

Sejak beberapa tahun lalu, nama ini menjadi pemain muda yang sangat potensial. Sayang, terkadang dia tidak konsisten yang membuatnya cenderung stagnan. Dalam Piala Dunia Catur 2025, Esipenko menunjukkan dia telah kembali.

Kini dia menjadi harapan terakhir Rusia, setelah tersingkirnya Ian Nepomniachtchi dan Daniil Dubov.

Sekadar informasi, Piala Dunia catur adalah ajang terakhir untuk menentukan 8 jatah pemain yang akan masuk ke turnamen kandidat 2026.

Turnamen kandidat akan berlangsung 29 Maret sampai 15 April 2026 di Siprus. Pemenang turnamen kandidat 2026 akan melawan juara dunia saat ini, Dommaraju Gukesh dalam kejuaraan dunia 2026.

Tiga nama sudah memastikan diri mendapat tiket ke Siprus tahun 2026. Mereka adalah Fabiano Caruana, Anish Giri dan Matthias Bluebaum. Dua tiket juga hampir pasti menjadi milik Hikaru Nakamura dan Rameshbabu Praggnanandhaa.

Gukesh sendiri adalah pemenang turnamen kandidat 2024 dan berkesempatan melawan juara dunia sebelumnya, Ding Liren. Dommaraju Gukesh menjadi juara dunia usai mengalahkan Ding Liren lewat pertarungan ketat selama 14 game catur klasik dengan skor akhir 7,5-6,5.

Awal turnamen Piala Dunia 2025 diikuti oleh 256 pecatur terbaik dari seluruh dunia.

Arjun, Wei Yi, Sindarov dan Yakubboev Lolos 8 Besar Piala Dunia

Tinggalkan komentar