Tim Bootcamp menjadi juara Minangkabau Bridge Open Tournament (MBO) II 2025 di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Padang, Minggu (23/11/2025).
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 November, menghadirkan atmosfer kompetisi nasional dengan partisipasi puluhan tim dari berbagai daerah dan kategori.
Bootcamp Juara
Tim Bootcamp tampil sebagai kekuatan dominan berkat kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang sedang naik daun.
Nama-nama seperti Taufik Asbi dan Syahrial “Ajo” Ali menjadi jangkar tim, sementara dua atlet junior asal Sumbar, Athiro Falah Pamarito dan M. Gathan Khairy, menunjukkan performa menjanjikan.
Kedua junior ini diproyeksikan tampil di Kejuaraan Internasional Junior U-20 2026, sehingga MBO II menjadi ajang pemanasan sekaligus pembuktian.
Kemenangan Bootcamp tidak hanya soal trofi, tetapi juga simbol regenerasi. Kehadiran atlet muda yang mampu bersaing di level nasional memperlihatkan arah pembinaan bridge di Sumbar yang mulai menatap panggung internasional.
Babak Final Minangkabau Open Tournament 2025
Pada babak final, 6 tim kembali bertarung untuk memperebutkan status juara Minangkabau Open Tournament 2025. Mereka lolos dari babak penyisihan yang terdiri dari 38 tim.
Setelah melewati babak round robin enam tim, Tim Bootcamp memimpin klasemen dengan 73,79 VP. Mereka unggul dari Bridge Bungo 67,96 VP dan MBC Mampang 65,98 VP.
Dalam 5 ronde, Tim Bootcamp meraih empat kemenangan dan sekali kekalahan. Satu-satunya kekalahan Bootcamp terjadi ketika mereka menghadapi Bridge Bungo di ronde ketiga.
Tim Bridge Bungo yang memainkan Iksan, Ferry Andrian, Berlin dan Humaera sebenarnya memimpin sampai akhir ronde keempat. Namun, kekalahan atas tim MBC Mampang di ronde kelima membuat posisi mereka disalip tim Bootcamp.
Pertandingan kedua tim cukup seru karena saling balas margin IMP yang cukup besar.
Pada board 3, tim Mampang berhasil mencuri 13 IMP setelah kontrak 3NT yang dimainkan lawan mati dua, sementara di meja lain kontrak 3NT justru tercapai. Keunggulan ini sempat dibalas oleh Bridge Bungo dengan 10 IMP ketika kontrak 4♠ mereka masuk dibandingkan dengan 4♥ yang mati satu di meja lain.
Namun, Bridge Bungo kembali kehilangan poin besar di board 13.
Kontrak 3NT mendatangkan hasil berbeda: satu meja berhasil satu overtrick, sementara di meja lain mati satu. Kerugian berlanjut ketika kontrak 4♠ up dua di satu meja, tapi di meja lain lawan mencuri poin lewat 4♣ yang hanya mati satu.
Bridge Bungo sempat membalas dengan kontrak 4♥ doubled kontrak, berbanding dengan 4♥ di meja lain yang mati satu. Sayangnya, dua partai partscore lain menghasilkan selisih tambahan 14 IMP yang semakin memperlebar jarak.
Secara keseluruhan, Bridge Bungo harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 42–59 IMP, menutup duel dengan selisih yang cukup membuat mereka turun ke posisi dua.
Tim MBC Mampang beranggotakan pemain Julius Antonius George, Jemmy Bojoh, Hendrik Victor Manoppo dan Rizky Watuseke.
Sementara itu, peringkat keempat hingga keenam masing-masing diraih oleh Pessel, Hipocrates, dan Lapau Koa Awak Minang Maimbau. Tim Pesisir Selatan (Pessel) datang berstatus juara bertahan turnamen tahun lalu.
Selain kategori utama, MBO II juga menghadirkan kompetisi khusus untuk pelajar dan mahasiswa. Hal ini memperluas basis partisipasi sekaligus menjadi wadah regenerasi atlet bridge di tingkat pendidikan.
Klasemen Akhir Minangkabau Open Tournament 2025:
- Bootcamp – 73,79 VP
- Bridge Bungo – 67,96 VP
- MBC Mampang – 65,98 VP
- Pessel – 43,47 VP
- Hipocrates – 34,80 VP
- Lapau Koa Awak Maimbau – 14,00 VP
Regenerasi dan Pembinaan
Keberhasilan Bootcamp menjadi juara umum sekaligus menyoroti kondisi bridge di Sumbar. Olahraga ini masih belum populer di tengah masyarakat, sehingga butuh kerja keras untuk memasyarakatkannya. Pengprov GABSI Sumbar telah berupaya dengan menggelar turnamen rutin, mengirim atlet ke berbagai kejuaraan luar daerah, dan merencanakan partisipasi di Kejurnas Antarmahasiswa Bogor, 13 Desember 2025.
Dukungan Pemerintah dan KONI
Pemerintah daerah dan KONI Sumbar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MBO II. Kehadiran pejabat seperti Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi dan Plh Ketua KONI Sumbar Editiawarman menegaskan komitmen untuk mengembangkan olahraga otak ini.
Bridge dipandang sebagai olahraga yang tidak hanya mengasah strategi, tetapi juga melatih konsentrasi, logika, dan kerja sama tim. Dorongan agar bridge masuk di Porprov Sumbar 2026 menjadi salah satu agenda penting, karena akan membuka ruang lebih luas bagi atlet daerah untuk berkompetisi.
Tren Partisipasi: Meningkat
Minangkabau Bridge Open menunjukkan tren positif dalam jumlah peserta. Jika edisi pertama tahun 2024 ada 30 tim, edisi kedua 2025 meningkat menjadi 38 tim. Lonjakan ini menandakan antusiasme yang semakin besar, sekaligus bukti bahwa bridge mulai mendapat tempat di hati komunitas olahraga Sumbar.
Dengan partisipasi yang terus bertambah, Minangkabau Bridge Open berpotensi menjadi salah satu turnamen bridge terbesar di Indonesia, bahkan bisa berkembang ke level internasional jika konsistensi penyelenggaraan terjaga.
8 Tim Bridge Terbaik Lolos ke Porprov XV Jabar 2026